Jumat, 02 Februari 2018

salat sunat gerhana


SHALAT SUNAT KUSUF DAN KHUSUF
Salat sunat kusuf dan khusuf adalah salat sunat dua gerhana yaitu gerhana bulan dan gerhana matahari, salatnya boleh sendiri-sendiri tetapi disunatkan untuk berjamaah.
Gerhana matahari dan gerhana bulan merupakan tanda-tanda kekuasaan alloh Swt sebagai pencipta alam. Dan dengan peristiwa itu manusia lebih disadarkan untuk mengingat alloh sebagai pencipta semua makhluk yang ada dibumi ini, dengan jalan memperbanyak zikir, takbir tobat dan sodaqoh. Sebagaimana sabda rosul yang artinya: sesungguhnya matahari dan bulan, kedua-duanya adalah pertanda kekuasaan alloh ia tidak mengadakan gerhana karena mati dan hidupnya seseorang. Maka tatkala kamu melihat gerhana matahari atau bulan itu, takutlah kamu dan cepat-cepatlah berzikir kepada alloh swt, dan cepat-cepatlah salat.
Waktunya: sedang terjadi gerhana baik matahari ataupun bulan
Banyaknya : dua rakaat
Niatnya:
Gerhana matahari
Ushali sunatal kusufisyamsyi rak’ataini lillahita’ala
Niat gerhana bulan:
Ushali sunatal khusufi qamari rak’ataini lillahita’ala
Tata caranya:
Cara yang pertama:
Pelaksanaan salatnya sama dengan salat sunnat yang lain, sebagaimana biasa. Yaitu takbir - baca fatihah - baca surat-rukuk – berdiri dari rukuk- sujud – duduk antara dua sujud – kemudian berdiri lagi. Rakaat kedua sama dengan rakat pertama dan seterusnya sampai salam.
Cara yang kedua:
Tiap-tiap rakaat memakai rukuk dua kali. Sesudah takbirotul ihrom kemudian baca doa iftitah, kemudian baca surat fatihah dan surat al-insyiroh atau surat lainnya yang pendek. Kemudian rukuk dan tegak kembali.
Baca lagi surat fatihah, kemudian baca surat al-kafirun, rukuk lagi kemudian i’tidal baru kemudian sujud seperti biasa duakali dan seterusnya sampai salam.
Kalau berjamaah harus memakai hutbah dua kali sesudah salat. Khutbah ini harus bertemakan anjuran taubat dari segala dosa, anjuran supaya berbuat taqwa, dan anjuran bersedekah, berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan.


0 komentar