SHALAT
SUNAT KUSUF DAN KHUSUF
Salat
sunat kusuf dan khusuf adalah salat sunat dua gerhana yaitu gerhana bulan dan
gerhana matahari, salatnya boleh sendiri-sendiri tetapi disunatkan untuk
berjamaah.
Gerhana
matahari dan gerhana bulan merupakan tanda-tanda kekuasaan alloh Swt sebagai
pencipta alam. Dan dengan peristiwa itu manusia lebih disadarkan untuk
mengingat alloh sebagai pencipta semua makhluk yang ada dibumi ini, dengan
jalan memperbanyak zikir, takbir tobat dan sodaqoh. Sebagaimana sabda rosul
yang artinya: sesungguhnya matahari dan bulan, kedua-duanya adalah pertanda
kekuasaan alloh ia tidak mengadakan gerhana karena mati dan hidupnya seseorang.
Maka tatkala kamu melihat gerhana matahari atau bulan itu, takutlah kamu dan
cepat-cepatlah berzikir kepada alloh swt, dan cepat-cepatlah salat.
Waktunya:
sedang terjadi gerhana baik matahari ataupun bulan
Banyaknya
: dua rakaat
Niatnya:
Gerhana
matahari
Ushali
sunatal kusufisyamsyi rak’ataini lillahita’ala
Niat
gerhana bulan:
Ushali
sunatal khusufi qamari rak’ataini lillahita’ala
Tata
caranya:
Cara
yang pertama:
Pelaksanaan
salatnya sama dengan salat sunnat yang lain, sebagaimana biasa. Yaitu takbir -
baca fatihah - baca surat-rukuk – berdiri dari rukuk- sujud – duduk antara dua
sujud – kemudian berdiri lagi. Rakaat kedua sama dengan rakat pertama dan
seterusnya sampai salam.
Cara
yang kedua:
Tiap-tiap
rakaat memakai rukuk dua kali. Sesudah takbirotul ihrom kemudian baca doa
iftitah, kemudian baca surat fatihah dan surat al-insyiroh atau surat lainnya
yang pendek. Kemudian rukuk dan tegak kembali.
Baca
lagi surat fatihah, kemudian baca surat al-kafirun, rukuk lagi kemudian i’tidal
baru kemudian sujud seperti biasa duakali dan seterusnya sampai salam.
Kalau
berjamaah harus memakai hutbah dua kali sesudah salat. Khutbah ini harus
bertemakan anjuran taubat dari segala dosa, anjuran supaya berbuat taqwa, dan
anjuran bersedekah, berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan.

0 komentar
Posting Komentar