Rabu, 21 Februari 2018

IMAN KEPADA KIITAB ALLAH


IMAN KEPADA KIITAB ALLAH
A.  Definisi Iman Kepada Kitab-Kitab Allah
Iman secara bahasa berarti yakin atau percaya.Menurut istilah, Iman artinya membenarkan dalam hati, diucapkan pada lisan, dan dibuktikan dengan perbuatan. Adapun arti kitab secara bahasa adalah tulisan, buku, atau ketetapan . Kitab Allah dapat kita artikan  dengan tulisan, buku, atau ketetapan yang berasal dari allah swt. jadi, makna iman kepada kitab-kitab Allah SWT Adalah meyakini Degan sepenuh hati bahwa Allah SWT. Telah menurunkan kitab - kitab NYA kepada rosul berisi wahyu untuk  disampaikan  dan diajarkan kepada umat manusia. Allah SWT. Berfirman di dalam surah An–Nisa ayat 136 sebagai berikut:
Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari Kemudian, Maka Sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.
Adapun maksud kitab-kitab Allah Swt yang telah diturunkan sebelum nabi Muhamad Saw ialah kitab-kitab yang diturunkan sebelum Al-Quran seperti  Taurat Zabur Injil dan suhuf suhuf. dalam Al-Quran yang  Diturunkan kepada para rosul AIIah Swt. menurunkan kitab kepada rosul memberikan wahyu kepada Jibril kemudian, jibril menyampaikannyah kepada rosul.
B.  Dalil-Dalil tentang Kitab- Kitab Allah Swt.
Sebagai seorang mukmin kita harus percaya dengan sepenuh hati bahwa Allah telah menurunkan kitab kepada rosul-rosulnya pasti benar. Jumlah kitab yang diturunkan oleh Allah tak berhitung banyaknya, hanya Allah yang mengetahui.
Akan tetapi Al-Quran hanya menyebutkan empat kitab yang di turunkan oleh Alloh Swt berikut ini dalil–dalil yg menyebutkan tentang kitab Allah dan para rosul  yg Mebawakannya
1. Qitab taurat
Qitab taurot di turunkan kepada nabi musa as, sebagai pedoman hidup Bani Israil. Alloh berfirman Artinya :
“Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israel (dengan firman): “Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku,” (QS. Al-Israa’ : 2)
Kitab taurat di turunkan berisikan akidah untuk menyembah allah swt. Semata dan hukum syariat yang mengatur khidupan manusia. Kitab taurot saat ini telah bayak di ubah isinya oleh para Ahli kitab sehingga sulit bagi kita untuk mengetahui antara bagian yang benar dan salah. Kitab taurot yang telah dimodifikasi isinyah saat ini disebut dengan kitab perjanjian lama
2. Kitab Zabur, diturunkan kepada Nabi Daud As untuk disampaikan dan dijadikan sebagai pedoman hidup bagi umat Yahudi. Firman Allah :
Artinya :
“…. dan Kami berikan Zabur kepada Nabi Daud” (QS Al-Israa’ : 55)
3. Kitab Injil, diturunkan kepada Nabi Isa As sebagai petunjuk dan tuntunan bagi Bani Israil.
Allah berfirman :
Artinya :
“Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israel) dengan Isa putra Maryam,
membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya
Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan
membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta
pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.” (Qs. Al-Maidah : 46)
4Kitab Al-Qur’an, diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw, untuk dijadikan petunjuk dan
pedoman bagi seluruh umat manusia, bukan hanya bangsa Arab. Allah berfirman Artinya :
“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Qur’an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.” (Qs. Yusuf : 2)

Al-Qur’an sebagai kitab suci terakhir berpungsi untuk menyalin seluruh kitab-kitab terdahulu dan melengkapi aturan-aturan yang belum ada. Pada dasarnya kitab-kitab Allah itu mengandung ajaran-ajaran yang sama, yaitu tentang tauhid atau mengesakan Allah swt.

0 komentar