IMAN
KEPADA KIITAB ALLAH
A. Definisi
Iman Kepada Kitab-Kitab Allah
Iman
secara bahasa berarti yakin atau percaya.Menurut istilah, Iman artinya
membenarkan dalam hati, diucapkan pada lisan, dan dibuktikan dengan perbuatan. Adapun
arti kitab secara bahasa adalah tulisan, buku, atau ketetapan . Kitab Allah dapat kita artikan dengan tulisan, buku,
atau ketetapan yang berasal
dari allah swt. jadi, makna iman kepada kitab-kitab Allah SWT
Adalah meyakini
Degan sepenuh hati bahwa
Allah SWT. Telah menurunkan kitab - kitab NYA kepada rosul berisi wahyu untuk disampaikan
dan diajarkan kepada umat manusia. Allah SWT. Berfirman di dalam surah
An–Nisa ayat 136 sebagai berikut:
Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan
Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab
yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah,
malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari Kemudian,
Maka Sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.
Adapun maksud kitab-kitab
Allah Swt yang telah diturunkan sebelum nabi Muhamad Saw ialah kitab-kitab yang diturunkan sebelum Al-Quran
seperti Taurat
Zabur
Injil dan suhuf suhuf. dalam Al-Quran yang
Diturunkan kepada para rosul AIIah Swt. menurunkan kitab kepada rosul
memberikan wahyu kepada Jibril kemudian, jibril menyampaikannyah kepada rosul.
B. Dalil-Dalil tentang Kitab- Kitab Allah Swt.
Sebagai seorang mukmin kita
harus percaya dengan sepenuh hati bahwa Allah telah menurunkan kitab kepada
rosul-rosulnya pasti benar. Jumlah kitab yang diturunkan oleh Allah tak
berhitung banyaknya, hanya Allah yang mengetahui.
Akan tetapi Al-Quran hanya menyebutkan empat kitab yang di turunkan
oleh Alloh Swt berikut ini dalil–dalil yg menyebutkan tentang kitab
Allah dan para rosul yg
Mebawakannya
1. Qitab
taurat
Qitab taurot di turunkan kepada nabi musa as,
sebagai pedoman hidup Bani Israil. Alloh berfirman
Artinya :
“Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat
itu petunjuk bagi Bani Israel (dengan firman): “Janganlah kamu mengambil
penolong selain Aku,” (QS. Al-Israa’ : 2)
Kitab taurat di turunkan
berisikan akidah untuk menyembah allah swt. Semata dan
hukum syariat yang mengatur
khidupan manusia. Kitab taurot saat ini telah bayak di ubah isinya oleh para Ahli kitab sehingga sulit bagi kita untuk mengetahui
antara bagian yang benar dan salah. Kitab taurot yang telah dimodifikasi isinyah saat ini disebut
dengan kitab perjanjian lama
2. Kitab Zabur,
diturunkan kepada Nabi Daud As untuk disampaikan dan dijadikan sebagai pedoman
hidup bagi umat Yahudi. Firman Allah :
Artinya :
“…. dan Kami berikan Zabur kepada
Nabi Daud” (QS Al-Israa’ : 55)
3. Kitab Injil, diturunkan kepada Nabi
Isa As sebagai petunjuk dan tuntunan bagi Bani Israil.
Allah berfirman :
Artinya :
“Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani
Israel) dengan Isa putra Maryam,
membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu:
Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya
Kitab Injil sedang di dalamnya
(ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan
membenarkan kitab yang
sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta
pengajaran untuk
orang-orang yang bertakwa.” (Qs. Al-Maidah : 46)
4. Kitab Al-Qur’an, diturunkan kepada
Nabi Muhammad Saw, untuk dijadikan petunjuk dan
pedoman bagi seluruh umat
manusia, bukan hanya bangsa Arab. Allah berfirman Artinya :
“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Qur’an dengan berbahasa Arab,
agar kamu memahaminya.” (Qs. Yusuf : 2)
Al-Qur’an sebagai kitab suci
terakhir berpungsi untuk menyalin seluruh kitab-kitab terdahulu dan melengkapi
aturan-aturan yang belum ada. Pada dasarnya kitab-kitab Allah itu mengandung
ajaran-ajaran yang sama, yaitu tentang tauhid atau mengesakan Allah swt.

0 komentar
Posting Komentar