MENGENAL
SIFAT WAJIB ALLOH
Dalam al-qur’an dan hadis banyak dijumpi
keterangan atau penjelasan tentang sifat-sifat alloh, bahkan sifat alloh itu
banyak termasuk asmaul husna itu adlah sifat ap’al alloh. Dari sekian banyak
sifat alloh dapat diklempokan menjadi tiga macam yaitu:
1. Sifat-sifat
wajib bagi alloh
2. Sifat-sifat
mustahil alloh
3. Sifat
zaiz alloh
A. Sifat
Wajib Alloh
Sifat wajib alloh artinya sifat
yang harus misti dimiliki oleh alloh untuk selamanya tidak mungkin lepas atau
lenyap pada alloh swt. Sifat wajib alloh jumlahnya ada 20 sifat diantaranya:
1. Wujud
Artinya alloh ada, seandainya alloh
tidak ada tentu duniapun tidak ada firman alloh dalam al-qur’an surat as-sajdah
ayat 40 yang artinya:
Allah
lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam
enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy. tidak ada bagi kamu selain
dari padanya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa'at.
Maka Apakah kamu tidak memperhatikan?
2. Qidam
Artinya terdahulu tanpa ada awalnya
mangka mustahil didahului oleh siapapun. Firman Alloh surat al-hadid ayat 3
yang artinya:
Dialah
yang Awal dan yang akhir yang Zhahir dan yang Bathin dan Dia Maha mengetahui
segala sesuatu.
Yang dimaksud dengan: yang Awal
ialah, yang telah ada sebelum segala sesuatu ada, yang akhir ialah yang tetap
ada setelah segala sesuatu musnah, yang Zhahir ialah, yang nyata adanya karena
banyak bukti- buktinya dan yang Bathin ialah yang tak dapat digambarkan hikmat
zat-Nya oleh akal.
3. Baqo
Kekal (abadi) mangka mustahil alloh
rusak, maka dari utu harus kekal selama-lamanya. Firman alloh surat al-qosos
ayat 88 yang artinya:
janganlah
kamu sembah di samping (menyembah) Allah, Tuhan apapun yang lain. tidak ada
Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. tiap-tiap sesuatu pasti binasa,
kecuali Allah. bagi-Nyalah segala penentuan, dan hanya kepada-Nyalah kamu
dikembalikan. Dan surat arrohman ayat 27 yang artinya:
dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang
mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
4. Mukholafatulil
hawadisi
Artinya alloh berbeda dengan semua
makhluk. Tidak ada satu barang pun baik berupa benda mati ataupun manusia yang
menyamai alloh dalam zat, sifat dan ap’alnya. Firman alloh surat assyura ayat
11 yang artinya:
Pencipta
langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri
pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan- pasangan (pula),
dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. tidak ada sesuatupun yang
serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha mendengar dan melihat.
5. Qiyamuhu
binafsihi
Artinya alloh memiliki sifat
berdiri sendiri. Dia tidak membutuhkan pertolongan siapapun, dialah yang
menentukan qodrat dan irodatnya. Jika alloh membutuhkan bantuan atau
pertolongan, berarti dia lemah, hal itu mustahil bagi alloh, firman alloh surat
al-baqarah:255 yang artinya 255. Allah,
tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi
terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur.
Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. tiada yang dapat memberi syafa'at
di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka
dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah
melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi. Allah meliputi langit dan bumi. dan
Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha
besar.
6.
Wahdaniat artinya satu, yaitu satu
dzatnya satu ap’alnya dan satu sifatnya firman alloh surat al-ikhlas yang
artinya: Katakanlah: "Dia-lah Allah,
yang Maha Esa., Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu,
Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang
setara dengan Dia."
7.
Qudrot artinya alloh kuasa firman
alloh surat al-ahjab ayat 27 yang artinya: adalah
Allah Maha Kuasa terhadap segala sesuatu.
8.
Irodat artinya berkehendak firman
alloh surat al-baqarah ayat 253 yang artinya: akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya. Sifat Allah
ini menandakan bahwa Allah itu Berkehendak atas segala sesuatu. Jika Allah SWT
sudah berkehendak pada makhluk-Nya, maka tidak ada yang bisa menolak atau
memungkirinya. Tidak ada yang mustahil bagi Allah. Allah bisa melakukan apapun
pada ciptaan-Nya. Allah berfirman:
Artinya: “Sesungguhnya
keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah!”
maka terjadilah ia“. (QS. Yasiin: 82)
9.
‘Ilmun (Mengetahui)
Allah
Mengetahui atas segala sesuatu, meskipun tidak terlihat atau disembunyikan oleh
makhluknya, Allah tetap Mengetahui. Tidak ada sesuatu pun yang bisa luput dari
pengelihatan-Nya. Sebagaimana Allah berfirman:
Artinya: “Dan
sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan
oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya“. (QS.
Qaf: 16)
10.
Hayat (Hidup)
Allah tidak
akan pernah mati, karena Allah bersifat Hayat yakni Allah hidup selamanya,
tidak akan pernah musnah ataupun mati. Dalam al-Qur’an Allah berfirman:
Artinya: “Dan
bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) Yang tidak mati, dan
bertasbihlah dengan memuji-Nya“. (QS. Al-Furqon: 58)
11.
Sama’ (Mendengar)
Allah
bersifat Mendengar, pendengaran Allah tidak akan terbatas. Apapun yang
dibicarakan baik dari hati maupun lisan, Allah tetap mampu mendengar.
Sebagaimana firman-Nya:
Artinya: “Dan
Allah-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui“. (QS. Al-Maidah: 76)
12.
Bashar (Melihat)
Artinya
Allah Melihat terhadap sesuatu yang terjadi meskipun segala sesuatu itu
dilakukan secara sembunyi-sembunyi, tetap Allah dapat Melihatnya.
Artinya: “Dan
Allah Maha Melihat atas apa yang kamu kerjakan“. (QS. Al-Hujarat: 18)
13.
Kalam (Berfirman)
Allah
bersifat kalam artinya Allah itu Berbicara, Berkata-kata atau Berfirman.
Mustahil kalau Allah itu bisu. Al-Qur’an merupakan kalamullah, firman Allah
yang menjadi acuan dan pedoman hidup bagi manusia yang diturunkan kepada
Nabiyullah Muhamad SAW.
Artinya: “Dan
tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami
tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya“. (QS. Al-A’raf:
143)
14.
Qadiran
Dalilnya
sama dengan Qudrat (berkuasa). Allah terbukti Maha Berkuasa atas segala
ciptaan-Nya.
15.
Muridan
Artinya
Allah itu Maha Berkehendak. Allah terbukti Maha Berkehendak atas ciptaan-Nya.
Dalilnya sama dengan sifat Iradat.
16.
‘Aliman
Allah Maha
Mengetahui. Mustahil Allah itu bodoh. Dalilnya sama dengan sifat ‘Ilmun.
17.
Hayyan
Artinya
Allah Maha Hidup, mustahil jika Allah itu mati atau punah. Dalilnya sama dengan
sifat Hayat.
18.
Sami’an
Allah itu Maha Mendengar. Dalilnya sama dengan sifat
Sama’.
19.
Bashiran
Allah Maha
Melihat atas apa yang terjadi dengan ciptaan-Nya. Dalilnya sama dengan sifat
Bashar.
20.
Mutakalliman
Allah
Maha Berkata-kata atau Berfirman. Dalilnya sama dengan sifat Kalam.
KESEMPURNAAN
HANYALAH MILIK ALLOH KITA HANYALAH MAKHLUK CIPTAANYA, MAKA BANYAK-BANYAKLAH
BERTOBAT SEBELUM TERLAMBAT.
Semoga ada manfaatnya untuk kita
semua agar kita bisa mentafakiri diri. Amin

0 komentar
Posting Komentar