Jumat, 02 Februari 2018

MENGENAL SIFAT WAJIB ALLOH


MENGENAL SIFAT WAJIB ALLOH
Dalam al-qur’an dan hadis banyak dijumpi keterangan atau penjelasan tentang sifat-sifat alloh, bahkan sifat alloh itu banyak termasuk asmaul husna itu adlah sifat ap’al alloh. Dari sekian banyak sifat alloh dapat diklempokan menjadi tiga macam yaitu:
1.      Sifat-sifat wajib bagi alloh
2.      Sifat-sifat mustahil alloh
3.      Sifat zaiz alloh
A.  Sifat Wajib Alloh
Sifat wajib alloh artinya sifat yang harus misti dimiliki oleh alloh untuk selamanya tidak mungkin lepas atau lenyap pada alloh swt. Sifat wajib alloh jumlahnya ada 20 sifat diantaranya:
1.      Wujud
Artinya alloh ada, seandainya alloh tidak ada tentu duniapun tidak ada firman alloh dalam al-qur’an surat as-sajdah ayat 40 yang artinya:
Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy. tidak ada bagi kamu selain dari padanya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa'at. Maka Apakah kamu tidak memperhatikan?
2.      Qidam
Artinya terdahulu tanpa ada awalnya mangka mustahil didahului oleh siapapun. Firman Alloh surat al-hadid ayat 3 yang artinya:
Dialah yang Awal dan yang akhir yang Zhahir dan yang Bathin dan Dia Maha mengetahui segala sesuatu.
Yang dimaksud dengan: yang Awal ialah, yang telah ada sebelum segala sesuatu ada, yang akhir ialah yang tetap ada setelah segala sesuatu musnah, yang Zhahir ialah, yang nyata adanya karena banyak bukti- buktinya dan yang Bathin ialah yang tak dapat digambarkan hikmat zat-Nya oleh akal.
3.      Baqo
Kekal (abadi) mangka mustahil alloh rusak, maka dari utu harus kekal selama-lamanya. Firman alloh surat al-qosos ayat 88 yang artinya:
janganlah kamu sembah di samping (menyembah) Allah, Tuhan apapun yang lain. tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. bagi-Nyalah segala penentuan, dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan. Dan surat arrohman ayat 27 yang artinya: dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
4.      Mukholafatulil hawadisi
Artinya alloh berbeda dengan semua makhluk. Tidak ada satu barang pun baik berupa benda mati ataupun manusia yang menyamai alloh dalam zat, sifat dan ap’alnya. Firman alloh surat assyura ayat 11 yang artinya:
Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan- pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha mendengar dan melihat.
5.      Qiyamuhu binafsihi
Artinya alloh memiliki sifat berdiri sendiri. Dia tidak membutuhkan pertolongan siapapun, dialah yang menentukan qodrat dan irodatnya. Jika alloh membutuhkan bantuan atau pertolongan, berarti dia lemah, hal itu mustahil bagi alloh, firman alloh surat al-baqarah:255 yang artinya 255. Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi. Allah meliputi langit dan bumi. dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha besar.
6.      Wahdaniat artinya satu, yaitu satu dzatnya satu ap’alnya dan satu sifatnya firman alloh surat al-ikhlas yang artinya: Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha Esa., Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu, Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia."
7.      Qudrot artinya alloh kuasa firman alloh surat al-ahjab ayat 27 yang artinya: adalah Allah Maha Kuasa terhadap segala sesuatu.
8.      Irodat artinya berkehendak firman alloh surat al-baqarah ayat 253 yang artinya: akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya. Sifat Allah ini menandakan bahwa Allah itu Berkehendak atas segala sesuatu. Jika Allah SWT sudah berkehendak pada makhluk-Nya, maka tidak ada yang bisa menolak atau memungkirinya. Tidak ada yang mustahil bagi Allah. Allah bisa melakukan apapun pada ciptaan-Nya. Allah berfirman:
Artinya: “Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah!” maka terjadilah ia“. (QS. Yasiin: 82)
9.      ‘Ilmun (Mengetahui)
Allah Mengetahui atas segala sesuatu, meskipun tidak terlihat atau disembunyikan oleh makhluknya, Allah tetap Mengetahui. Tidak ada sesuatu pun yang bisa luput dari pengelihatan-Nya. Sebagaimana Allah berfirman:
Artinya: “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya“. (QS. Qaf: 16)
10.     Hayat (Hidup)
Allah tidak akan pernah mati, karena Allah bersifat Hayat yakni Allah hidup selamanya, tidak akan pernah musnah ataupun mati. Dalam al-Qur’an Allah berfirman:
Artinya: “Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya“. (QS. Al-Furqon: 58)
11.     Sama’ (Mendengar)
Allah bersifat Mendengar, pendengaran Allah tidak akan terbatas. Apapun yang dibicarakan baik dari hati maupun lisan, Allah tetap mampu mendengar. Sebagaimana firman-Nya:
Artinya: “Dan Allah-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui“. (QS. Al-Maidah: 76)
12.     Bashar (Melihat)
Artinya Allah Melihat terhadap sesuatu yang terjadi meskipun segala sesuatu itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi, tetap Allah dapat Melihatnya.
Artinya: “Dan Allah Maha Melihat atas apa yang kamu kerjakan“. (QS. Al-Hujarat: 18)
13.     Kalam (Berfirman)
Allah bersifat kalam artinya Allah itu Berbicara, Berkata-kata atau Berfirman. Mustahil kalau Allah itu bisu. Al-Qur’an merupakan kalamullah, firman Allah yang menjadi acuan dan pedoman hidup bagi manusia yang diturunkan kepada Nabiyullah Muhamad SAW.
Artinya: “Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya“. (QS. Al-A’raf: 143)
14.     Qadiran
Dalilnya sama dengan Qudrat (berkuasa). Allah terbukti Maha Berkuasa atas segala ciptaan-Nya.
15.     Muridan
Artinya Allah itu Maha Berkehendak. Allah terbukti Maha Berkehendak atas ciptaan-Nya. Dalilnya sama dengan sifat Iradat.
16.     ‘Aliman
Allah Maha Mengetahui. Mustahil Allah itu bodoh. Dalilnya sama dengan sifat ‘Ilmun.
17.     Hayyan
Artinya Allah Maha Hidup, mustahil jika Allah itu mati atau punah. Dalilnya sama dengan sifat Hayat.
18.       Sami’an
Allah itu Maha Mendengar. Dalilnya sama dengan sifat Sama’.
19.     Bashiran
Allah Maha Melihat atas apa yang terjadi dengan ciptaan-Nya. Dalilnya sama dengan sifat Bashar.
20.     Mutakalliman
Allah  Maha Berkata-kata atau Berfirman. Dalilnya sama dengan sifat Kalam.

KESEMPURNAAN HANYALAH MILIK ALLOH KITA HANYALAH MAKHLUK CIPTAANYA, MAKA BANYAK-BANYAKLAH BERTOBAT SEBELUM TERLAMBAT.

Semoga ada manfaatnya untuk kita semua agar kita bisa mentafakiri diri. Amin


0 komentar