Selasa, 12 Desember 2017

PENGERTIAN AL-QUR’AN

PENGERTIAN AL-QUR’AN 
A.      Pengertian Al-Qur’an
Al-qur’an adalah kalam allah yang disampaikan dalm bahasa arab, diturunkan secara berangsur-angsur melalui malaikat Jibril AS. Kepada nabi Muhammad SAW. Secara mutawatir yang telah tertulis dalam mushaf Usmani dan telah dihapalkan secara baik oleh umat islam sejak masa nabi Muhammad SAW hidup sampai akhir zaman, dimulai surat Fatihah diakhiri surat An-nas, merupakan ibadah bagi yang membacanya, dan kafir bagi yang mengingkarinya.
Definisi tersebut mengandung unsur-unsur bahwa Alqur’n adalah:
·         Lafaznya berbahasa arab
·         Diturunkan kepada nabi muhammad
·         Disampaikan secara mutawatir
·         Berbentuk mushaf dimulai surat al-fatihah dan diakhiri surat an-nas.
B.     Pengertian Wahyu
Para ulama menafsirkan Wahyu menurut bahasa berarti: kecepatan, bisikan, isyarat, ilham, kitab, perundingan.
·       Wahyu berarti bisikan firman alloh surat al-an’am ayat 112
Artinya: dan Demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap Nabi itu musuh, Yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia)[499]. Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, Maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.
[499] Maksudnya syaitan-syaitan jenis jin dan manusia berupaya menipu manusia agar tidak beriman kepada Nabi.
·      Wahyu berarti isyarat atau petunjuk firman alloh surat maryam ayat 11
Artinya: Maka ia keluar dari mihrab menuju kaumnya, lalu ia memberi isyarat kepada mereka; hendaklah kamu bertasbih di waktu pagi dan petang.
·      Wahyu berarti ilham, firman alloh surat an-nahl ayat 68
Artinya: dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia",
·      Wahyu berarti perintah, firman alloh surat al-maidah ayat 111
Artinya: dan (ingatlah), ketika aku ilhamkan kepada pengikut Isa yang setia: "Berimanlah kamu kepada-Ku dan kepada rasul-Ku". mereka menjawab: Kami telah beriman dan saksikanlah (wahai Rasul) bahwa Sesungguhnya Kami adalah orang-orang yang patuh (kepada seruanmu)".
·      Wahyu berarti perundingan, firman alloh ayat 121 surat al-an’am
Artinya: Sesungguhnya syaitan itu membisikkan kepada kawan-kawannya agar mereka membantah kamu; dan jika kamu menuruti mereka, Sesungguhnya kamu tentulah menjadi orang-orang yang musyrik.
·      Wahyu yang berarti wahyu sesungguhnya, firman alloh surat an-najmu ayat 3-4  
3. dan Tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya.
4. ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).
Wahyu menurut istilah ialah: pengetahuan yang diperoleh seseorang telah ada dalam dirinya dengan yakin bahwa pengetahuan itu berasal dari tuhan seru sekalian alam dengan perantaraan pendengaran atau lainnya, maupun tiadak melalui perantaraan”
C.     Perbedaan Wahyu dengan Ilham
Ilham dari segi bahasa berarti menelan, dalam arti menghujamkan sesuatu kedalam jiwa. Firman alloh swt surat as-syamsi ayat 8

Artinya:  Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.
Menurut M. Rasyid Rido dalam kitab Alwahyu Muhammad, ilham ialah suatu perasaan emosional yang diyakini oleh jiwa sehingga jiwa itu terdorong untuk melakukan yang dikehendaki oleh dorongan ilham itu tanpa disadari dari mana datangnya, keadaan hampir sama dengan perasaan lapar, daha, sedih senang dan sebagainya.
·      Kesamaan wahyu dengan ilham ialah:
-          Keduanya sama-sama diterima oleh manusia
-          Sama-sama menimbulkan kefahaman dalam hati
-          Sama-sam diberikan demi kemaslahatan
-          Sama-sama menumbuhkan keyakinan
-          Sama-sam pemberian alloh swt.
·      Perbedaan wahyu dengan ilham
-            wahyu datang lewat malaikat jibril, sedangkan ilham melalui penghujaman langsung oleh alloh swt kepada yang dikehendakinya;
-            wahyu hanya diterima oleh nabi/rosul, sedangkan dapat diterima siapa saja,
-            wahyu diterima untuk kemaslahatan umat sedangkan ilham untuk yang menerimanya saja.
-            Wahyu pintunya telah tertutup sejak berakhirnya tugas kenabian nabi muhammad saw, sedangkan ilham senantiasa terbuka selagi masih ada manusia.


0 komentar